Dinding bazalt hitam sepanjang 5,8 km yang menjaga kota selama 5.000 tahun.

Diyarbakir — kota di tepi Sungai Tigris (Dicle) — dikelilingi dinding bazalt hitam sepanjang 5,8 km yang diakui UNESCO pada 2015 bersama Taman Hevsel di kaki dinding. Kombinasi ini menjadi lanskap budaya langka: kota, sungai, dan kebun yang terus dijaga selama ribuan tahun.
Menurut tradisi, Masjid Ulu Cami Diyarbakir didirikan tak lama setelah penaklukan kawasan ini pada masa Khalifah Umar bin Khattab, menjadikannya salah satu masjid tertua di Anatolia. Kota ini lama menjadi titik tangga antara pusat kekhalifahan dan Anatolia timur, serta bagian dari rute ziarah Turki Timur.
Dinding dan menara bazalt hitam sepanjang 5,8 km; jalur berjalan di atas dinding memberi pemandangan kota lama.
Salah satu masjid tertua di Anatolia; konon berdiri atas bekas bangunan keagamaan sebelumnya.
Kebun bersejarah di tepi Tigris di kaki benteng, warisan dunia UNESCO 2015.
Kompleks keagamaan tua di dalam kota lama.
Pasar tradisional dengan kios rempah, sabun zaitun, dan kerajinan khas.
Dakwah Islam awal di kawasan Jazirah Arab utara
Kota ini menjadi pusat administrasi eyalet Utsmaniyah
Kami menyiapkan rute, pemandu, dan jadwal terbaik untuk ziarah Anda — termasuk paket umroh plus Turki dalam satu perjalanan.
Tanya via WhatsApp Lihat Semua Paket